Skip to main content

The Universe Doesn't Respond to Good or Bad - Part 2

“Good” and “bad” are mental constructs the mind uses to feel in control, not reflections of how reality actually operates. How to fix it: regulate your nervous system, stop over-explaining, act before doubt spirals, and align de The universe doesn't reward good or bad. It responds to energy, speed and internal resistance. Just like fire burns the same whether you're a saint or a sinner, outcome follows how it's used, not who you are. And bad people feel regulated inside risk, pressure and conflict. And their nervous system feels safe taking action quickly. Bad people's subconscious mind expects things to work out so there's less guilt, self-doubt and anxiety to slow things down. And remember, the universe doesn't reward being good. It responds when belief, emotion and action align .

Tanpa Sedar, Kita Tak Adil Dengan Anak.

Tanpa sedar, kita tak adil dengan anak.
.
Kita paksa anak habiskan makanan. Tapi kita sendiri berhenti makan bila tak kena dengan selera.
.
Kita jerit dan paksa anak patuh arahan. Tapi kita sendiri takkan patuh arahan orang yang cakap kasar dan tinggi suara pada kita.
.
Kita marah dan serabut bila anak tak berhenti menangis. Tapi bila kita sendiri menangis, kita harapkan pelukan dan kata-kata yang menenangkan.
.
Kita paksa anak berhenti menangis. Tapi kalau ada orang dewasa menangis, kita tahu mereka sedang dalam kesusahan dan perlukan sokongan.
.
Kita paksa anak peluk, cium, salam semua orang yang dia jumpa. Tapi kita sendiri tak selesa bermesra dengan orang yang kita tak kenal.
.
Kita pukul dan hukum sekeras-kerasnya bila anak buat silap. Tapi bila anak orang lain buat silap, kita boleh cakap “Takpe, biasalah tu budak-budak. Sabarlah.”
.
Kita nak anak jaga adab, jaga perangai, jaga tingkahlaku setiap masa tanpa gagal. Tapi kita sendiri buat perangai, buat silap, dan tak beradab sepanjang masa.
.
Kita nak anak hormat dan sentiasa dengar cakap. Tapi kita sendiri lupa untuk hormat anak sebagai sebaik-baik ciptaan tuhan dan buat mereka rasa didengari.
.
Tanpa sedar, 
kita tak bertindak adil pada anak.
.
Kita tak beri emotional rights yang sama kepada mereka,
sepertimana yang kita sendiri perlukan.
.
Sometimes,
We talk too much, but never listen.
We expect too much, but never become.
We demand too much, but never give the same thing.
.
Kita tetapkan syarat dan peraturan yang langsung tak realistik
Lepas tu kita hairan kenapalahhh anak aku ni selalu stress, memberontak, suka "buat masalah".
.
Kita tak sedar, 
kita tak pernah layan mereka sebagai manusia selayaknya.
.
Kredit: Adlil Rajiah

Comments

Popular posts from this blog

Bila Usia 40

RT

Kenapa Doa Masih Tidak Termakbul

"Kenapa Doa Masih Tidak Termakbul" Hari ini abam betul bersyukur kerana Allah menggerakkan hati abam dan kaki abam untuk masuk kedalam masjid setelah selesai solat maghrib.. Dalam tgh mencari ruang solat didalam perkarangan masjid, abam terdengar suara bayan didalam bahasa Nusantara.. Bayan yang disampaikan oleh Ustadz Ariful Bahri....  Ustadz Ariful Bahri adalah pendakwah yang berasal Indonesia yang menjadi pengisi kajian resmi di Masjid Nabawi Sejak dari tahun 2019 lagi...  Satu perkara yang sangat menarik perhatian abam.. apabila disebutkan bahawa, antara sebab doa kita tidak dimakbulkan oleh Allah.. Bukan kerana Allah tidak mendengar, tetapi kerana kita masih menyimpan banyak dosa sesama manusia, dimana masih ada dosa menyakiti hati orang, menzalimi, mengambil hak orang lain. Selagi perkara ini tidak diselesaikan, doa kita tidak akan dikhabulkan.. malah kita akan diazab...  Perkara yang kedua yang sangat penting ialah tentang cara kita berdoa... Kita banyak berdoa, t...

The Name It and Claim It Game" by Helene Hadsell

"The Name It and Claim It Game" by Helene Hadsell is a book that focuses on winning contests and applying similar principles to achieve success in life. Here's a brief overview of the topics covered in the book : 1. Introduction : An overview of the book's purpose and Helene Hadsell's background . The introduction of the book sets the stage by explaining Helene Hadsell's journey and how she discovered the principles that helped her win countless contests. She shares her initial skepticism and how she gradually became convinced of the power of her methods. The introduction aims to inspire readers by showing that anyone can achieve similar success with the right mindset and techniques 2. SPEC Formula : A 4-step Law of Attraction formula to help readers win prizes and achieve goals. The SPEC formula stands for Select It, Project It, Expect It, and Collect It. This is Hadsell’s step-by-step method to manifest desires. Selecting involves clearly identifying what y...